30 April 2012

Ini hidup dan patut dinikmati

banyak pribadi atau sejumlah orang yang tidak suka kepada hidupnya
Bagi mereka hidup hanyalah sampah bukan berkah
Tetapi ada juga yang masih menganggapnya berkah
Karena mereka tahu arti hidup yang sebenarnya

Hidup itu bagaikan sebuah gulungan film
Bila sudah habis gulungannya, maka selesai sudah filmnya
Bila tugas seorang manusia di muka bumi habis, maka hidupnya pun akan segera berakhir

Mereka yang tidak menyenangi hidupnya adalah orang yang sulit mengucap syukur
Sulit memuji akan kebesaran Tuhan
Hidup adalah pemberian-Nya
Hidup adalah anugerah-Nya

Aku pun dulu sulit menerima hidupku
Akan tetapi aku harus kuat, tangguh, dan tegar akan semua yang aku hadapi
Kini aku mencoba untuk menerima
Kini aku mencoba untuk sabar
Menjalani hidup yang terkadang bagiku adalah sulit

uraian singkat II

Ini aneh, aku pikir hanya aku saja yang merasakannya. Akan tetapi, apa hanya perasaanku saja yang mengatakan kalau dia juga merasakannya?
Ini betul-betul janggal. Mungkin dia pikir aku tidak tahu, namun aku lebih tahu. Apa benar dia tidak sengaja terlihat? Tetapi aku bisa merasakannya. Walau hanya sekejap, tetapi dia begitu terasa.
Apa ini hanya perasaanku saja?
Semua menjadi pertanyaan, biar aku yang akan menjawabnya.

25 April 2012

uraian singkat I

Lagi dan lagi dan lagi
Aku terjebak dalam rasa
Aku terpikat dengan harapan
Aku menjadi tidak tahu akan hal yang aku hadapi ini
Selalu menjadi pertanyaan dalam diri
Selalu menjadi pergolakan dalam jiwa

Sendiri aku bersandar pada Rabb-ku
Sendiri aku merenungi semua ini
Apakah suatu saat nanti akan kutemukan jawabannya?
Entah
Hanya Dia yang tahu jawabannya
Rabb, aku mohon petunjukmu

Meninggi

Dahulu aku pernah mengatakan bahwa panggung ini hanya untuk ceritaku tentang pelbagai kejadian yang aku temui, bukan untuk ajang diriku bercurhat.
Tetapi lain dahulu lain sekarang.
Panggung ini akan menjadi jauh lebih terbuka dari sebelumnya.
Aku akan menjadi berani untuk mengatakan apa saja yang ada di dalam benakku dan perasaanku.
Dahulu memang aku takut, takut akan kenyataan yang harus aku hadapi.

15 April 2012

Jingga

Itulah nama yang kini ada di dalam benakku
Nama samaran dari sebuah tokoh di dalam cerita
Cerita yang membuat aku terdorong untuk mengerti bagaimana itu hidup
Mengerti bagaimana aku dapat tegar menjalani hidupku

Kisah hidupku dan kisah hidup Mbak Jingga ada sama dan ada bedanya
Aku kagum pada pribadi seorang Jingga
Pribadi yang teguh dan tegar
Pribadi yang memiliki iman yang kuat

Pramugari
Itulah dirinya
Seorang bermurah senyum
Seorang bertutur baik
Seorang berjiwa penyelamat

Kini pun aku sadar
Bahwa menjadi pramugari tidak sama dengan menjadi pelayan
Sangat Jauh
Ya, sangat jauh antara pramugari dengan pelayan
Bagai langit dan bumi

Pramugari memiliki enam dimensi yang harus terpenuhi dalam satu kali terbang
Enam dimensi yang sulit, namun bijak

Aku ingin lebih baik pada pramugari
Aku ingin lebih ramah pada mereka
Aku ingin bertemu Mbak Jingga

Aku ingin bercerita tentang hidup padanya
Aku ingin dia membimbingku
Atau mungkin dari buku hariannya saja sudah mengajariku???

Suatu saat, bila Allah mengizinkan
Aku akan bertemu dengan Mbak Jingga
Amiin...

12 April 2012

Kini Aku Menemukan Jawabannya


Ingatkah akan kisah ku tentang mimpi?
Itu menjadi jawabanku
Aku bertanya pada teman-temanku
Aku bertanya pada mereka yang aku percaya

Sebut saja Tanny
Teman wanitaku ini aku tanyai akan kegundahanku
Apa jawabnya?
 “Kau mau jatuh ke dalam jurang?”
“Kau akan sulit keluar dari mahligainya”
Cakra ajna ku bagai tebuka

Sebut saja Silver Paris
Teman priaku ini aku tanyai akan kegundahanku
Apa jawabnya?
“Itu sulit”
“sulit menolaknya, namun sulit menerimanya”
“Kau mungkin sayang padanya, tapi kau suka padanya”
Cakra ajna ku bagai terbuka

Sebut saja Giggly
Teman wanitaku iniaku tanyai akan kegundahanku
Apa jawabnya?
“Itu keinginanmu”
“Itu menuai buah simalakama”
Cakra ajna ku bagai terbuka

Ajna ajna ajna ajna ajna
Ajna ajna ajna ajna

Kini aku tahu jawabannya
Kini aku tahu apa yang harus aku lakukan
Kini aku tahu apa yang harus aku perbuat

?


Aku tidak lekas percaya terhadap sesuatu yang baru
Aku senang bertanya
Bertanya apapun
Mulai dari pertanyaan yang sederhana
Hingga pertanyaan yang rumit

Objek pertanyaanku pun berbeda
Satu pertanyaan bias dua, tiga orang aku tanyai
Aku suka bertanya
Bertanya artinya aku tidak diam
Aku melakukan sebuah tindakan
Atas apa yang ada di benakku

Mungkin dari pertanyaan-pertanyaan sederhanaku
Aku masih bisa mengendalikannya
Akan tetapi, pertanyaan-pertanyaan rumitku
Aku sudah sulit mengendalikannya

Siapa yang akan aku tanya?
Siapa yang akan berpikir untukku?
Ibu?
Teman?
Ya
Mereka lah yang sering aku berikan pertanyaan

Bagaimana jawabannya?
Apa aku puas dengan jawaban mereka?
Ya
Tidak
Mengapa?
Kadang aku puas dengan jawaban mereka
Kadang aku kurang puas dengan jawaban mereka
Kadang aku tidak sama sekali puas dengan jawaban mereka

Bagaimana bila aku kurang puas atau bahkan tidak puas sama sekali?
Itu lah
Aku terus mencari siapa yang bisa menjawabnya
Aku tidak sulit mencari orang yang akan aku tanyai
Aku senang bertanya

Bagaimana bila jawaban mereka tidak sama?
Itu tugasku
Aku harus menelaah jawaban mereka
Aku kritis
Aku tidak mau begitu saja menerima apa yang aku suap
Aku harus mengunyahnya

Bagaimana bila aku belum juga menemukan jawabannya?
Allah ku
Rabb ku
Aku pasrahkan segalanya pada diri-Nya Yang Esa

11 April 2012

kisah mimpi

Pernahkah kita merasa senang dengan apa yang dijanjikan orang lain pada kita?
Tentunya, ya!
Sebuah harapan yang diberikan oleh orang lain, membuat kita bersemangat untuk melakukan tantangan yang mereka berikan.
Sebuah mimpi memang hanyalah sebuah 'bunga tidur'.
Akan tetapi, bila mimpi seolah memberikan amanahnya, kegundahan pun melanda.

Ya ya ya

Aku mengalaminya, aku ditantang, aku bermimpi, aku pun gundah.

begini kisahku...

Di hari itu, persinggahan tampak jauh berbeda
Bangunan bak istana dengan lembaran emas di sana-sini
Tetapi semua letak bilik sama
Hanya saja penghuni kamar pojok yang berbeda
Dia adalah seseorang yang aku kenal
Seorang yang aku cintai


Di hari itu, banyak kawan wanitaku menginap
Satu kamar menampung dua
Kala itu aku terbangun dan hendak melihat tetangga-tetanggaku
Sehingga sampailah aku di kamar pojok
Aku ingin mengetahui dengan pasti, siapa yang menginap???
Tetapi aku gagal


Aku bercengkrama dengan orang itu
Tetapi sebuah kecupan mendarat di keningku
Aneh
Aku membalasnya dengan mengecup pipinya, keningnya, dan kedua pelipisnya
Ya
Aku sangat menyukai mencium pada bagian itu


Ia berkata sesuatu!
Kalimat yang akan dan terus aku ingat


"Jangan tinggalkan aku"


Kami pun berpelukan
Hingga aku pun terbangun dari tidurku...


bunga tidur pun memberikan pesan
Guten morgen...!