31 October 2014

TEMAN SERUMPUN

Beberapa hari yang lalu, saya menonton sebuah acara musik yang pernah ditayangkan di sebuah stasiun televisi swasta muda, Anugerah Pelanet Muzik 2014 (APM 2014). Dalam diri saya sedikit merasa menyesal karena saya boleh dikatakan telat untuk mengetahui lagu-lagu yang enak untuk didengar yang dibawakan oleh penyanyi-penyanyi dari 'Negara Serumpun'.

'Negara Serumpun' sendiri baru terdengar beken ditelinga saya setelah berulang kali pengacara-pengacara APM mengatakannya. Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Keempat negara yang memiliki kedekatan suku, budaya, bahasa, dan agama ini bersatu dalam sebuah perhelatan besar yang digelar sudah lebih dari satu dekade. Namun, tahun ini entah mengapa Brunei tidak diikutsertakan dalam perhelatan ini.

Minat saya pada sesuatu hal yang berbau 'Negara Serumpun' berlanjut pada keinginan saya untuk memiliki teman-teman dari 'Negara Serumpun'. Tapi gak tahu kenapa, kok gak ada ya perkumpulan remaja/mahasiswa/atau apapun yang berasal dari 'Negara Serumpun'??

Do you wanna make a 'Negara Serumpun' group? :)

14 October 2013

Lubang Hati

Seperti lagu yang dialunkan oleh grup musik Letto, hati yang berlubang itu ya sehendaknya harus diisi hahahaha

Gambaran singkat suatu hal dari yang seorang anak manusia alami.

Pencarian sebongkah manusia yang merindukan tulang rusuknya yang hilang...

Pencarian secarik jiwa yang merindukan belahannya yang hilang...

Entah itu dirimu yang membaca ini, entah itu dia yang sedang memerhatikan dirimu, entah siapapun yang ada yang sanggup menjadi tulang rusuk atau belahan jiwa bagi manusia dan jiwa yang gundah

Tangan, tangan ini terus saja mencaci, mencaci karena hati yang tak terisi, mencaci karena mencari

Mencari sesuatu yang hilang

Lembayung, fajar, embun, gerimis, semilir angin, alunan musik yang merdu, tidak sanggup mengisi lubang hati yang kosong

Karena lubang hati ini hanya patut diisi oleh yang mampu bertahan, tak seperti mereka yang hanya sementara datang, yang tidak sanggup menemani lebh dari sehari

20 September 2013

aku yang dulu, aku yang kini (hanya prolog)

Sudah lama aku berjalan tanpa arah seperti ini, aku tidak tahu ke mana tujuanku. Aku tidak ada tempat untuk singgah malam ini. Hanya temaram lampu dan bisikan malam yang menemaniku saat ini.

Dicampakkan? Ya! Aku dicampakkan oleh kekasihku sendiri yang dulu sangat mencintaiku.
Mungkin bila orang melihat diriku saat ini, tak ubahnya seperti pria jalang yang mengais rezeki di tengah malam.

"Hai... butuh tumpangan?" Tanya seorang lelaki setengah baya tambun dari dalam mobil sedan keluaran tahun '90an.
"Maaf, saya bukan seperti yang Anda pikirkan." Aku mencoba untuk tetap tenang, walau dalam hatiku sebenarnya takut.

Malam ini bukan hanya lelaki hidung belang saja yang ingin berkencan denganku, tetapi juga ada beberapa wanita paruh baya yang beramai-ramai mencari pria pemuas nafsu bejad mereka yang dapat mereka bawa ke mana saja.

"Ah! Ada warung kopi," pikirku untuk sekadar melepas penat. Lantas aku menyeberangi jalan raya yang tidak begitu ramai itu dengan tanpa menengok ke kanan dan ke kiri.

Lalu semua putih... Aku hanya bisa melihat sekilas orang-orang yang seolah-olah berlari mendekat ke arahku, namun semuanya kembali putih, buram, dan hitam. Hingga aku tak tahu lagi apa yang terjadi pada diriku.

***

25 July 2013

Dream what I could, do what I would

Tampaknya keseriusan untuk menjalani hidup yang lebih baik seperti tak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi itu harus tetap dijalani. Tetap terlaksana..

Bagai bingkai, batasan yang ada memperindah kehidupan kita dalam satu bingkai..

Tersisa sekian bulan untuk berubah untuk menjadi lebih baik sebelum masa yang mana aku harus berdikari dan melupakan semua kemanjaan yang pernah kunikmati..

Berubah agar lebih baik itu harus, karna itulah hijrah, semua akan mengalami yang sama..

Impian dan angan memang berat untuk diraih. Tetapi dengan tekad dan semangat, tiada yang sulit untuk dijalani..

24 July 2013

Uraian singkat XVI

Mungkin bila gelas yang saya genggam ini saya dentingkan, tidak bakal ada yang mau mendengarkan, karena memang gelas yang saya genggam belum pernah terisi penuh dan lama, saya terlalu haus untuk menyimpannya..

Seperti mencuci gelas milik orang lain, mereka bahkan enggan untuk memberikannya, memang karena saya belum tahu cara memperlakukan sebuah gelas...

Berpendapat tentang sesuatu yang belum pernah kita alami bahkan seperti pedagang yang merugi di pasar yang ramai, tidak ada yang mau membeli, tidak ada yang mau mendengar, hanya bertanya harga, hanya meminta pendapat dan bercerita...

04 July 2013

Leader....Leading Me NOT!!!

Ada sebuah kejadian yang membuat saya merenung. Ternyata benar bahwa perintah Allah seyogyanya diikuti. Ya. Tentang sebuah kepemimpinan.
Menunjuk seseorang secara asal, bagi saya, sebagai pemimpin menjadi sebuah ancaman dalam poyek yang saya jalani bersama dengan teman saya.
Beberapa hari yang lalu, teman saya di satu proyek yang sama menawarkan sebuah proyek lagi dengan skala yang lebih kecil namun adiguna.
Dengan tegas saya bilang, bila dia inginkan mitra yang sama, maka saya akan mundur.
Bukan karna emas kekecewaan itu muncul. Tetapi karna satu
.
.
.
.
.
.
TANGGUNG JAWAB!!!

Haup!!!

Udah lama banget rasanya gak mampir ke blog sendiri... sounds like century??? lebay yah? hahahaha

Aelama saya gak mengunjungi blog ini, banyak kisah menarik yang terjadi sama diri saya, suka, duka, tangis, tawa, bahagia, kecewa gembira, merana dan segala bentuk macam rasa pernah saya alami.

Percintaan dan pendidikan, udah kayak dua mata koin yang gak bisa dipisahin dalam hidup saya. Tahap saya saat ini memang masih mencari, tetapi perjuangan ini tetap gak boleh berhenti.

Pendidikan tetep nomor satu.Pendidikan di sini juga bukan berarti saya melulu ada di hadapan sebuah buku teks mata kuliah tertentu dan hanya berhenti membaca untuk tidur.

Pendidikan itu luas, apa yang terjadi di duni ini pun bisa dijadikan sebagai bahan pendidikan atau pelajaran.

Demikian prolog selamat datang kembali saya...
wassalam :)

12 May 2013

Liontin

Ada satu mitos yang baru aja saya dengar dari seseorang yang sangat saya hormati, ibu.
Beliau mengatakan sebuah mitos tentang liontin kalung.
Begini...
Sepasang kekasih yang belum menikah tidak dianjurkan, si cowoknya, untuk memberikan kekasihnya sebuah kalung yang berliontin, katanya sih, si cowok mau meninggal.
Bit scarry tapi ada korelasinya dengan sebuah wujud penolakan terhadap sebuah keterlalusayangan seorang pria pada kekasihnya. 
Maksudnya begini, kalo cowok belum nikah trus ngasih kalung yang berliontin bisa jadi pas mau ngasih eh dilarang nih karna mungkin ditakutkan ya itu tadi.
Hah! Agak random sih saya bilangnya, but if you understand me you would find what I mean hehehe 

20 April 2013

Cooking Day-1

Pada awalnya, masak itu sebuah hal yang paling gue idamkan. Selain bisa ngasah bakat, masak juga ngebantu gue buat bisa mandiri di masa depan. So worth it, isn't it?

Bermula dari cuma masak mie instan lalu berlanjut masak nasi, nasi goreng, goreng telur, dan lain-lain, sekarang gue udah mulai berani buat masak yang lebih berat, Spaghetti, Lasagna, and last but not least, Chicken Cordon Blue!!!

Besok-besok kalo udah agak expert, gue akan mencoba Beef Stroganoff, risotto, dan lain sebagainya.

Burdens, troubles and anything bad happens that I've got, really makes me change! gue harus berubah! hidup itu gak boleh dibawa susah. Then I try to be enterpreneur. berkarya, berjiwa dagang, dan berjiwa usaha hahahaha :)

Niat awalnya adalah buat kue lalu dijual ke temen-temen, terus kalo udah maju siapa tau bisa buka bakery sendiri atau yah paling gak terima orderan dalam jumlah partai, amiin...

kembali ke hal masak memasak, hal itu udah jadi kesukaan gue dari kecil. Awalnya sih emang cuma ngeliatin mbak yang suka bantu-bantu di rumah uti gue atau liatin tante-tante, oom-oom, dan mama gue sendiri masak terus jadi suka ehhh mau jajal deh.

Hope my cooking got the great score!!!